Welcome to Our Blog

Please Visit our Facebook Group or leave any comment/feedback for our Blog improvement here

Metta Day

GMVBB mengunjungi Panti Asuhan sebagai wujud cinta kasih

Perayaan Imlek SMB SD

新年快乐, 恭喜发财!🍊🐶

Magha Puja 2561 B.E. / 2018 M

"Janganlah berbuat kejahatan perbanyakanlah perbuatan baik sucikan hati dan pikiranmu, Itulah Ajaran semua Buddha" -Dhammapada Ayat 183-

Inauguration and Continuation Day

Pelantikan dan Perayaan Hari Ulang Tahun GMVBB dan WBVBB
21 Tahun GMVBB dan 2 Tahun WBVBB.

Saturday, 18 May 2013

Hasil Pemenang Lomba Waisak 2557 BE

Inilah hasil karya anak-anak Sekolah Minggu Buddhis Vihara Budhi Bhakti dari tingkat SD sampai SMA pada lomba Waisak 2557 B.E. yang dilaksanakan pada tanggal 28 April 2013 lalu bertempat di Vihara Budhi Bhakti. Berikut yang ditampilkan hanya hasil karya pemenang lomba.

Lomba Mewarnai (SD)






Lomba Membuat Kartu Waisak (SMP)




Lomba Membuat Poster Bernuansa Buddhis (SMA)

 

Friday, 10 May 2013

Perayaan HUT GMVBB Ke-16 (16th Continuation Day)


Tepat hari Sabtu, 13 April 2013, GMVBB mengadakan acara Syukuran 16 tahun GMVBB. Acara ini dihadiri oleh 5 orang Bhikkhu Sangha dan ratusan umat Buddha. Kegiatan dimulai tepat pukul 19.00 malam. Syukuran ini dengan pembacaan Gatha Namaskara, dimana sebagai umat Buddha yang senantiasa bersyukur dan bersujud pada Sang Tiratana, Buddha, Dhamma dan Sangha. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan permohonan Tisarana dan Pancasila yang dipimpin oleh Upa. Thanavaro Candy Mudyta. Lantunan Paritta usai dibacakan, dilanjutkan dengan meditasi renungan yang indah dan penuh welas.


Pada kesempatan ini, umat Buddha yang hadir turut mendengarkan Wejangan Dhamma dari YM. Bhikkhu Nyanamano. Bhante berpesan kepada para umat untuk menyadari apa fungsi dari keberadaan sebuah vihara. Hubungan vihara dengan umat. Vihara memberikan apa kepada umat. Dan bagaimana umat harus berbuat kepada vihara. Hal-hal ini terkadang tidak disadari oleh umat Buddha. Bhante berpesan agar umat Buddha harus menjadi umat yang bijak, lebih pro-aktif dalam menjadikan wihara sebagai benar sebuah tempat untuk melatih diri dengan baik. Umat jangan terlalu menuntut terlalu banyak dari apa yang harus vihara berikan kepada umat. Harus dipikir dengan baik. Untuk para aktivis, bhante juga berpesan, agar tetap semangat dan menjadikan ini sebagai suatu kesempatan untuk belajar memikirkan kepentingan orang banyak.


Kegiatan selanjutnya, dilanjutkan dengan kata Sambutan dari Pengurus Muda Mudi Vihara Budhi Bhakti yang diwakili oleh Sdr. Candy Mudyta. Dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Yayasan Vihara Umat Buddha, Vihara Budhi Bhakti Batam, Bpk. Rudi Tan. Dilanjutkan dengan pesan dan kesan dari Guru Agama Buddha sekaligus Pembina GMVBB dari tahun ke tahun, Romo Ngateman. Dan sebagai sambutan penutup, berkenan memberikan sambutan oleh Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Bpk. Sudir, S.Pd. Pengenangan terhadap perjuangan Muda Mudi Vihara Budhi Bhakti dipersembahkan dalam bentuk video yang merangkum foto-foto bersejarah yang berdurasi selama 30 menit. Sungguh mengesan dan menyejukkan hati ketika melihat foto-foto tersebut.


Selanjutnya adalah pemotongan tumpeng dan kue. Diiringi dengan menyanyikan lagu-lagu ulang tahun. Dilanjutkan dengan lantunan doa pelimpahan jasa dan pemberkahan dari Bhikkhu Sangha. Semoga dengan pemberkahan ini, memberikan kekuatan kepada semuanya untuk terus semangat dan bertekad untuk mengembangkan Buddha Sasana.
 

 
Penutup kegiatan adalah ramah tamah sambil menikmati foto-foto dari jaman dulu hingga tahun 2010. Acara ini sederhana, tapi sangat mengesankan di hati. Semoga GMVBB maju terus dan terus maju. Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung keberadaan GMVBB. Anumodana. Semoga kita senantiasa diberkahi oleh Para Buddha dan Para Bodhisatva.

 



Saturday, 9 March 2013

Visudhi Upasaka/Upasika

Pada 24 Februari 2013, GMVBB berhasil melaksanakan Upacara Visudhi Upasaka/Upasika yang bertempat di Gedung Baru Vihara Budhi Bhakti. Visudhi adalah pernyataan tekad seseorang untuk berlindung kepada Sang Tiratana. Para peserta Visudhi Upasaka/Upasika terdiri atas 12 laki-laki dan 7 perempuan. Walaupun tidak terlalu ramai, namun para peserta mengikutinya dengan baik dan tenang. Upacara dimulai dengan membacakan Namakara Gattha, kemudian mempersembahkan lilin, dupa dan bunga kepada Bhikkhu yang akan memberikan tuntunan Pancasila, yaitu Bhikkhu Vuddhiko. Dilanjutkan dengan pembacaan tekad berlindung kepada Sang Tiratana, dan dilanjutkan dengan membacakan paritta-paritta suci. Lalu Bhante pun memberikan Dhammadesana yang berkaitan dengan Visudhi ini, dan akhirnya ditutup dengan Namaskara Gatha. Sebelum bubar, para peserta pun diberikan kenang-kenangan dari Bhante berupa gelang dan gantungan. Para peserta pun resmi menjadi Upasaka/Upasika.

Maghapuja 2556 BE

Upacara Peringatan Magha Puja 2556 BE/2013 dan Perayaan CapGoh (Akhir Sincia) 24 Februari 2013, Minggu di Gedung Baru Vihara Budhi Bhakti Batam.

Maghapuja merupakan hari besar agama Buddha yang jatuh pada hari Purnama Sidhi di Bulan Magha.Pada hari itu, Buddha Gautama menguraikan Ovada Patimokkha yang dikenal dengan 4 cirinya dan diperingati oleh Umat Buddha setiap tahunnya, yaitu:
1. Pada kesempatan itu hadirlah 1250 Bhikkhu.
2. Mereka semuanya telah mencapai tingkat Arahat.
3. Mereka ditahbiskan sendiri oleh Sang Buddha dengan cara Ehi Bhikkhu Upasampada
4. Mereka hadir tanpa diundang dan tanpa kesepakatan
Pertemuan ini berlangsung di Taman Tupai di hutan bambu Veluvana-arama.
Umat Buddha bersama-sama melakukan Pradaksina (mengelilingi Objek Suci), Puja Bhakti Bersama, mendengarkan Dhammadesana, dan Pemberkahan serta pelimpahan jasa. Yang tidak kalah seru adalah perayaan capgo pertama di tahun ular dengan Pembagian Angpao dan Hadiah oleh Dewa Rezeki, Cai Sen Ye. Di Momen Magha Puja ini, mari Umat Buddha bersama-sama merenungi khotbah inti ajaran Buddha yang berbunyi sangat simpel. 
1. Janganlah berbuat jahat Tidak melakukan segala keburukan, milikilah pengendalian diri yang baik, laksanakan Pancasila Buddhis dengan penuh perhatian. 
2. Tambahkanlah kebajikan terus menerus melakukan kebajikan baik yang kecil maupun yang besar. Perbuatan kecil pun tidak boleh dilupakan. Seperti halnya, menyapa tetangga, rukun dengan saudara, hingga menolong banyak orang, makhluk hidup lainnya. Teruslah mempraktekkan 10 Punnakiriyavatthu 
3. Sucikan Batin dan Pikiran Ingat terus meditasi. Latihan Meditasi yang baik. 

Semoga momen Magha Puja ini dapat mengetuk hati nurani kita untuk mempraktekkan Dhamma dengan baik dan lebih baik lagi, hingga mencapai Pencerahan. Xue Ye Jin Bu (Maju dalam Belajar Buddha Dhamma) Sheng Ti Jian Kang (Sehat Selalu) Xin Nian Kuai Le (Anda akan Bahagia setelah mempraktekkan Dhamma)

Pai Cia GMVBB (Imlek 2013)

Pada tanggal 17 Februari 2013 lalu tepatnya seminggu setelah tahun baru Imlek, GMVBB mengadakan Pai Cia ke rumah-rumah anggota GMVBB dan juga rumah pengurus-pengurus MBI serta rekreasi ke Ocarina. Adapun rumah yang kami kunjungi yaitu rumah Apryanto selaku ketua GMVBB, Christopher, Nia, Meilika, Kevin & Evelyn, Yeni, dan Lina. Pengurus-pengurus MBI yang kami kunjungi berupa rumah Bpk. Tjong Tjiu dan rumah Pak Hery selaku ketua MBI daerah Kepri. Benar-benar hari yang menyenangkan dapat keluar bersama dengan anggota-anggota GMVBB dan melakukan Pai Cia bersama dan juga rekreasi ke Ocarina. Semoga ke depannya GMVBB dapat semakin bersatu dan saling bekerjasama dengan baik.









Sunday, 3 March 2013

Bakti Sosial 2013

Aksi Sosial GMVBB I (Generasi Muda Mudi Vihara Budhi Bhakti Batam) pada Sabtu, 16 Februari 2013. “Semoga hujan makanan dan minuman turun Menghilangkan rasa sakit dari haus dan lapar Dan selama masa kalpa kelaparan Semoga saya sendiri menjadi makanan dan minuman.” Doa Dedikasi Bodhicharyavatara, Bodhisatva Shantideva Namo Sanghyang Adi Buddhaya, Namo Buddhaya. 
Para Sahabat Dhamma yang budiman, Generasi Muda Mudi Vihara Budhi Bhakti Batam akan melaksanakan kegiatan aksi sosial. Aksi sosial yang pertama di tahun 2013 ini adalah dalam suasana Imlek 2564, kami melakukan aksi sosial Pembagian 100 Nasi Bungkus kepada mereka yang hidup di jalanan seperti para tuna wiswa, pengemis, pemulung, dan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu memberikan keringanan beban biaya makan mereka satu kali. Mungkin hal ini tidak menjadi beban bagi kita yang telah hidup berkecukupan. Namun, bagi mereka yang berada dalam kesulitan dana, adalah satu hal yang sangat membantu walaupun hanya sehari. Mereka merasa masih dipeduli, masih ada cinta kasih di dunia ini. Hal ini sesuai dengan ajaran setiap agama bahwa kita harus mempraktekkan cinta kasih, belas kasih kepada sesama. Bahkan dalam tekad Bodhicaryavatara, Acharya Shanti Deva memberikan contoh bahwa umat Buddha harus senantiasa melatih diri menjadi makanan bagi yang lapar. Semoga aksi ini membawa berkah bagi kita semua. 
Sadhu…Sadhu…Sadhu…




Sunday, 3 February 2013

Bina Widya 2012

Sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan pada Musda Sekber PMVBI 2012 lalu, maka diadakan Bina Widya 2012. Bina Widya ini merupakan Retret Pemuda Buddhis yang berisikan tentang pelatihan spiritual berupa Studi, Aksi dan Meditasi yang dikemas dalam 3 hari 2 malam dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta agar dapat selalu ikhlas, welas dan mawas. Acara ini dibawa oleh Mom. Handaka Vijjananda, pendiri Ehipassiko Foudantion dan terkenal sebagai sosok tokoh Buddhis yang turut memajukan agama Buddha di Indonesia.

Bina Widya 2012 diadakan pada tanggal 28-30 Desember 2012 di Pulau Moro, Karimun tepatnya di Vihara Vipassana Giri. GMVBB hanya mengirim 5 orang untuk mengikutinya namun secara keseluruhan peserta yang mengikuti Bina Widya mencapai 75 orang yang berasal dari berbagai vihara dan daerah.

Pembukaan pada hari pertama diadakan di Sinar Moro. Dimulai dengan laporan dari Ketua Panitia, Sdr. Arjunita, aneka acara hiburan, penyerahan cindera mata, hingga foto bersama. Acara berlangsung dengan baik dan lancar.


Selanjutnya, acara Bina Widya pun resmi dimulai. Selama 3 hari 2 malam, para peserta pun mengikuti acara dengan senang dan penuh kesadaran. Acara diawali dengan pengambilan Atthasila oleh YM. Bhikkhu Vuddhiko. Dengan mengambil Atthasila maka peserta diwajibkan untuk menjalankan Pancasila dan 3 sila tambahan dalam 3 hari tersebut yang salah satunya yaitu tidak makan setelah jam 12 siang sehingga peserta hanya makan 2 kali sehari yaitu pagi dan siang.
Setiap pagi, tidak lupa juga peserta melakukan Olahraga pagi yang dibimbing langsung oleh MoM. Handaka. MoM. Handaka mengajarkan banyak hal dalam olahraga pagi yang salah satunya yaitu 'Lion Air'.

Ketika makan juga kami tidak lupa untuk melakukan meditasi makan. Meditasi makan yaitu makan dengan penuh kesadaran, sehingga ketika kami makan, kami hanya makan tanpa memikirkan hal-hal yang lain. Dalam kegiatan-kegiatan bebas pun kami diingatkan untuk selalu melakukan segala hal dengan penuh kesadaran, melakukan Noble Silent yaitu berbicara ketika diperlukan saja.

Selama di sana, kami juga dibekali banyak hal oleh guru pembimbing, MoM. Handaka Vijjananda ditemani dengan anak angkatnya, Ko Andre 'Pu Kong'. Ada 3 bagian besar yang diajarkan yaitu dalam bidang Studi, Aksi dan Meditasi. Dalam studi, MoM. Handaka mengajarkan 7 Magic Rules. Dari sana, kami mendapatkan banyak pelajaran berharga tentang kehidupan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Aksi, peserta yang tergabung dalam berbagai kelompok mengikuti berbagai acara seperti debat dalam agama Buddhis, Founding Foundation, dan juga melakukan kebajikan spontan. Dalam Meditasi, kami diajarkan berbagai jenis meditasi seperti meditasi pernafasan, Sathi Sampajana, dll. Kami juga selalu diingatkan untuk melakukan meditasi dalam kegiatan apapun yang berupa menjalankan setiap kegiatan dengan mawas diri.



Pada hari terakhir, YM. Bhikkhu Kusalananda melengkapi kegiatan Bina Widya ini dengan memberikan Dhamma mengenai berbagai hal seperti tata cara melakukan dana makanan kepada Bhikkhu, Dasapunnakiriyavattu atau 10 dasar perbuatan kebajikan dan juga diskusi Dharma.

Tidak terasa akhirnya Bina Widya sudah mencapai penghujung acara yang akhirnya ditutup dalam acara Malam Penutupan dan disertai dengan Pentas Seni Budaya dari berbagai Pulau di Kepulauan Riau, juga foto bersama pada malam penutupan.


Sungguh pengalaman 3 hari 2 malam yang tidak terlupakan. Melalui Bina Widya ini, kami pun mendapatkan banyak pelajaran berharga dan dapat melatih diri untuk menjadi lebih ikhlas, welas dan mawas. Terima kasih kepada MoM. Handaka yang banyak membagi ilmunya yang berguna bagi kami. Semoga Bina Widya dapat diadakan lagi di tahun 2013!

Kunjungan Romo Toni ke Vihara Budhi Bhakti

Sungguh berbahagia Wihara Budhi Bhakti mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan seorang Tokoh Buddhis yang peduli dengan pendidikan Buddhis,
Dia lah Romo Toni, pengurus MBI pusat yang berdomisili di Riau. Romo Toni datang ke Vihara Budhi Bhakti dan memberikan sharing Dharma kepada murid Sekolah Minggu Buddhis tingkat SMP dan SMA pada 6 Januari 2013.


Terima kasih atas sharing Dharma yang diberikan kepada kami. 5 S yang selalu kami ingat: Senyum, Salam, Sapa, Senang dan Sahabat. Romo Toni juga memberikan Dhamma yang mengajarkan kita untuk selalu sucikan hati dan pikiran dengan mempraktekkan senyum ketika bertemu dengan orang lain, berterima kasih kepada semuanya dan jangan segan mengucapkan maaf.
Romo Toni juga mengajarkan kita mengenai berbagai macam cara duduk dalam meditasi dan jenis-jenis meditasi yang dapat dilakukan.

Terima kasih Romo, sungguh mengetuk hati kita semua.
Semoga umat Buddha di Batam terus mempraktekkan Dhamma.
Sadhu..Sadhu..Sadhu

 

Friday, 1 February 2013

Hi-5 Back To School Event for GABI 1,2,3


Wowww….
Bulan Januari identik dengan Bulan dimana anak-anak sekolah kembali ke menuntun ilmu ke sekolah setelah kembali dari liburan semester.
Untuk memberikan kenyamanan, kebahagiaan dan suasana GABI yang menarik, kakak Pembina Sekolah Minggu Buddhis (IPGABI) Budhi Bhakti untuk anak-anak GABI kelas 1, 2 dan 3 dengan dikoordinir oleh Sdr. Evelyn Theodora S mengadakan Event Back To School dengan Konsep seperti Program TV Hi-5 pada tanggal 27 Januari 2013.
Kali ini mengambil judul Aku Anak Bijak..

Anak-anak GABI 1,2, dan 3 sangat senang dengan kegiatan ini. Anak-anak diajak nari oleh 5 orang artis Hi-5 Vihara Budhi Bhakti, yaitu, Cece Evelyn, Cece Yeni, Cece Lili, Cece Ellen, dan Cece Meilika. Kegiatan pertama adalah memulai dengan host dance dengan Judul “Happy House”.
Setelah itu dilanjutkan dengan berbagai bentuk pembelajaran logika yang dibawakan oleh cece Pembina, yang membawa anak-anak untuk merenungkan sebuah rumah yang bahagia, seperti halnya di tarian mereka happy house..

Tibalah di Puncak Kegiatan, yaitu Drama Musikal. Dengan judul Dua Ekor Rusa. Wowww.
Meskipun drama ini kurang alat peraga, namun drama ini sungguh membawa kesan dan pesan yang membahagiakan kepada anak-anak. Anak-anak diajarkan untuk memilih dengan lebih bijak melalui drama ini. Selain itu, anak-anak diajarkan untuk harus menjadi orang yang bijak, mendengar nasehat dengan orang tua dan bijak dalam membuat keputusan. Setelah drama selesai, adik-adik diajak untuk menari lagi lagu Ehipassiko dan juga Host Song “Happy House”

Kegiatan kita akhiri dengan perayaan ulang tahun bersama adik-adik yang berulang tahun di bulan Januari. Wowww.. Nyanyian lagu Happy Birthday dan Tepuk Tangan dari teman-teman memberikan motivasi yang luar biasa ditambah dengan doa syukuran dan keselamatan membekali anak-anak dengan semangat yang terus membara untuk bersyukur setiap hari atas segala karunia yang telah ada dan menjalani hidup sesuai dengan ajaran Buddha.

Sadhu..Sadhu..Sadhu….
Akhir dari semuanya, kita foto bersama dan diakhiri dengan pembagian snack dari wihara dan jelly dari sumbangan mama Lovi. Thanks ya Mama Lovi.
Thanks juga untuk teman-teman panitia.
GOOD JOB for Us GMVBB

Penyambutan Tahun Baru 2013 dan Metta Day

Generasi Muda Mudi Vihara Budhi Bhakti tidak kelupaan mengadakan acara untuk menyambut tahun baru 2013. Pada 31 Desember 2012, GMVBB mengisi akhir tahun 2012 dengan berkumpul bersama di wihara, bermain permainan game Dharma yang seru dan juga ada acara tukar kado bersama.

Kemudian pada pukul 23.15 WIB, genta berdentang. Bait paritta suci terdengar menembus suasana hening di malam hari yang dipenuhi oleh suara petasan kembang api di luar. Aradhana Devata, Namakara Gatha, Vandana, Tisarana, Pancasila, Buddhanusati, Dhammanusati, Sanghanusati, Saccakiriya Gatha, Karaniya Metta Sutta, Brahmaviharapharana terkumandang secara rapi dan berirama surgawi.
Kemudian dilanjutkan dengan Perenungan akhir tahun yang dibawakan oleh Romo Ngateman ditengah keheningan meditasi cinta kasih yang merasuk ke jiwa, menyadari segala perbuatan tindakan ucapan pikiran di tahun 2012 dengan berbagai fenomena alam yang merupakan fenomena Dharma mengingatkan kita untuk harus terus berlatih dan bersemangat melatih lagi untuk lebih baik di tahun 2013.
 
Diakhiri dengan pelimpahan jasa, puja bhakti akhir tahun 2012 ini ditutup dengan Namakara Gatha. 
Sungguh malam New Year Eve yang indah di wiharaku yang sederhana tercinta ini.
 Keesokan harinya, GMVBB turut memperingati hari Metta. Hari raya Metta dirayakan pada bulan Januari, dan hari raya ini jatuh tepat pada tanggal 1 Januari. Hari raya Metta ini tidak ada hubungan dengan kehidupan Sang Buddha Gotama. Hari raya Metta ini baru ditetapkan pada tahun 1970 oleh World of Buddhist Council di Hongkong. Peristiwa ini terjadi sehubungan dengan peresmian sebuah rumah sakit Buddhis. Maka, diadakan Puja Bhakti bersama mengawali tahun 2013 di Vihara Budhi Bhakti pada Pukul 09.30-11.00. Puja Bhakti Hari Metta dipimpin oleh YM. Bhikkhu Vuddhiko dan diikuti oleh umat walaupun tidak banyak. Namun, makna dari Hari Metta dan pemaknaan terhadap tahun baru tetap tersampaikan. Anumodana Bhante telah menyadari kepada kita untuk terus memaknai tiap hari tanpa dosa (kebencian) melalui cerita tentang Kisah Kalyakkhini. Kisah yang sangat menginspirasi agar tidak mendendam sepanjang masa. Lepaskan kebencian kita.

"Na hi verena verāni sammant’ idha kudācana
averena ca sammanti, esa dhammo sanantano."

Kebencian tak akan pernah berakhir apabila dibalas dengan kebencian.
Tetapi, kebencian akan berakhir bila dibalas dengan tidak membenci,
inilah satu hukum abadi.

Sadhu...Sadhu...Sadhu...
 
Setelah Puja Bhakti, GMVBB juga melakukan Dana Makan Siang kepada anggota Sangha pada pukul 11.20 WIB. Tidak ketinggalan juga setelahnya GMVBB melakukan foto bersama dengan YM. Bhikkhu Vuddhiko.

 
Walaupun tidak dilakukan Fang Shen pada tahun ini yang biasanya selalu dilakukan setiap hari Metta, namun makna dari Hari Metta tetap tersampaikan. Semoga tahun depan Perayaan Hari Metta dapat diikuti dengan umat yang lebih banyak lagi.
Sadhu..Sadhu..Sadhu